Skip to main content

Dedikasi yg Salah


Ini adalah cerita seorang ibu yang menginginkan seorang anak dan slalu memohon .....

Awal pernikahan ibu selalu memohon diberikannya seorang anak dan pada akhirnya 2 bulan setelah pernikahannya, diapun diberi titipan seorang anak perempuan oleh Sang pencipta. Semua orang disekitarnya sangat bahagia ketika kelahirannya dan bayi pun menangis . . .

Ketika beranjak gede kira-kira usia luchu 2 ampe 3 tahunnan, si ibu mulai memberikan kasih sayangnya dengan memberikan pakaian yang layak menurut pandangannya, si ibu memberikan pakaian yg seksi pada si anak ...
Tidak terasa si anak perempuan itu beranjak dewasa, umur dia sudah mencapai 9 tahun, dan si ibupun sudah aga tidak mempedulikan lagi, ibu aga sibuk dengan pekerjaannya, dia tidak tahu pergaulannya disaat itu dia hanya memperhatikan soal makan, minum dan sekolahnya saja . . . si anak perempuan itu sudah merasakan dan mengenal perasaan dengan lawan jenisnya, dia kebingungan mau cerita sama siapa. Sampai akhirnya dia (anak perempuan) menemukan teman sebayanya untuk menceritakan perasaannya itu, tanpa diketahui ibunya....

Usia kian bertambah buat si anak perempuan itu dan dia semakin banyak di cari oleh lawan jenisnya, karna sianak itu cantik, putih dan seksi cara berpakaiannya . Si ibu tidak sadar apa yang dia beri ketika masih kecil yaitu : diberi pakaian yang seksi, sehingga ketika dewasa si anak perempuan itu terbiasa dengan pakaian seksinya itu . . . sampai akhirnya ketika si anak perempuan itu masuk ke lingkungan SMA dan berusia 17 tahun dia masuk pergaulan yg menurutnya gaul dan moderm sehingga sering sekali teguran yg sampai pada si ibu tentang anaknya, mulai dari cara berpakaian, dedikasi dan pergaulan si anak.

Hari demi hari seorang ibupun mulai kesal dengan tingkah laku anaknya itu, ibu baru nyadar klo pergaulan anaknya telah jauh dari apa yg diharapkannya, ibupun mulai menangis karna si anak perempuan sudah tidak nurut lagi padanya bahkan si anak perempuan yg luchu itu sudah berani membentak ibunya . . .

Si ibu mulai merenung dan tiba-tiba ingat akan didikannya di masa si anak perempuannya berusia 3 tahun, dia (ibu) mulai menyesal atas apa yg ia beri dulu dan tidak memperhatikannya.

Andai saja dulu . . .
Suatu penyesalan yang pasti datangnya diakhir................
" Ingat surga ada di telapak kaki ibu"

Comments

  1. Hmmm,,, Memang dijaman sekarang Harus Hati2 dalam mendidik seorang anak. jangankan ngasih baju yg salah, anak gak bisa ngaji aja pasti yang di salahin ma Alloh tuwh Orang Tua,,, So buat para orangtua Kita harus mendidik anak kita sesuai dengan sunnah dan yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW.
    Hmmmm,,, sekedar mengingatkkan pula bagi orangtua "jangan pernah malu atau malas mendidik anak kita dengan panduan yang ada di alquran dan sunnah, Jangan ampe kita jadi orangtua yang celaka akhirat karena prilaku anak kita di dunia ,,, ^_^?"
    Gkgkgkgk Kereeeennnn Abwwiiissss ,,,, Bapak Gityu Loh ,,,, bukan salah Bapak mengandung, tpi bapak hanya berusul ,,,, Lalu Ibu meng Acc usulan ayah ,,, eheeheheheh ,,,,,

    ReplyDelete
  2. sip2 betul bgt bos, mudah2an setiap calon ibu bisa mengerti jgn ampe menyesal

    ReplyDelete
  3. Anonymous25/1/11

    gak meski begitu jg sob.... da skrang mah tidak bisa dilihat dari pakaiann jg .... sok tidak banyak anu make peci maling dan korupsi .... betul gk bray

    ReplyDelete
  4. behhh apa yang terjadi itu memang kenyataan di jaman skarang... makannya klo dah siap jadi orang tua baru bikin job tuh hahahaha

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

i'm sO sHy ?

Dulu, aq selalu memikirkan, gimana caranya untuk bisa maen dan senang-senang bareng teman-teman. Ada aja cara untuk bisa maen ampe berbohong sama orang tua . . . . Memang rasanya bahagia bahkan sampe lupa lah ama yang namanya waktu, tapi kali ini beda yang aq rasa adalah perasaan yang selalu membayangi terus, sepertinya dihantui lah . waktu yang ku lalui pasti ada makna dan bahan pelajarannya. ...

Hari yang telah berlalu, seakang datang dan merindukan ku
Kenangan masa lalu terus memancarkan cahayanya
tapi perasaan ini selalu mengatakan " kamu harus didepan "
dan semua itu terasa berat, bagaikan mengangkat sebuah beban yang sangat besar....... Semua yang telah berlalu itu membuat ku tertawa, menangis, rindu, bahkan menyebalkan, ahhhh mungkin itu yang aku ingat. Tapi sekarang mungkin cuman satu perasaan yang aku rasa dan yang aku inginkan !!!! perasaan itu adalah cinta. Rasanya seperti melayang, seperti berhayal dan terbaaaaaang jauh wahhhh gila yah cinta itu. Sampe aq juga m…

Penyesalan

Mimpi kali ...... sapa sih yang gak mau hidup bahagia bahkan sering kita denger dari orang tua kepengen hidup bahagia dunia akhirat hahaha..... siapa yang gak mau ya kan..... kadang kita sering sekali tidak memperhatikan keadaan di sekitar kita, seolah - olah kita kepengen idup maju sendiri, huh egois tp kita tak sadar jika kita maju dan lingkungan kita ketinggalan itu akan mempersulit juga bagi kita untuk terus maju. Karna orang itu pasti membutuhkan orang lain . saya kira apanya sih yang salah dari kita ? apa yang harus kita perbuat ? setiap yang kita lakukan apa udah bener ato gak sih ? Setiap sebab pasti ada akibat ! nah2 kita liat di sekitar lingkungan kita ato coba lirik dikit keluar lah boleh ? skarang buset dah banyak banget orang yang aneh dan bahkan terlalu aneh untuk di rasakannya yah saya kira tau lah apa hal itu ?..... jadi sapa yang tau kita rus mulai dari mana sih agar kita maju ? apa dengan cinta sudah cukup !


Penyesalan adalah akibat dari sebab yang salah. lantas sebab …

Jodoh Pasti Bertemu

2020Bray,- Judul artikel hari ini mungkin sangat-sangat familiar di telinga kalian. Terutama yang saat ini sedang dalam penantian. Atau mungkin karena judulnya plek-ketiplek banget sama judul lagu Afgan 😀.
Banyak kalimat-kalimat berseliweran mengenai si 'jodoh' ini. Ada yang bilang, "Jodoh itu di tangan Tuhan... tapi kalau nggak dikejar yaa akan selalu di tangan Tuhan" "Jodoh itu jorok" (bisa ketemu dimana aja, bahkan di tempat dan waktu yang nggak terduga) "Jodoh itu... witing tresno jalaran soko kulino" (cinta bisa datang karena terbiasa... terbiasa bertemu, terbiasa ngobrol, terbiasa bersama, terbiasa dekat, terbiasa nyaman, hingga akhirnya semua rasa terbiasa itu pelan-pelan muncul jadi cinta dan akhirnya bisa berjodoh)
Aku percaya pada satu hal yaitu, jodoh, kematian, kebahagiaan, dan musibah itu sudah ada ketentuannya dan sudah tercatat di Lauh Mahfudz dan sepenuhnya adalah milik Allah saja. Tidak bisa dihindari, tidak bisa dipercepat atau diper…